Berita 24 Jul 2026 29 Dilihat

Tingkatkan Kesadaran Lingkungan Sejak Dini, Mahasiswa KKN Gelar Sosialisasi PHBS di MI Desa Karangturi

Website Resmi Desa Karangturi

Karangturi, Sumbang – Upaya menanamkan karakter peduli lingkungan dan gaya hidup sehat sejak dini terus digalakkan. Melalui pendekatan yang kreatif dan interaktif, mahasiswa KKN Tematik Kebencanaan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Kelompok 15 sukses menggelar program sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta pemilahan sampah di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ma’arif NU Karangturi. Kegiatan ini secara khusus menyasar siswa kelas rendah hingga kelas tinggi dengan metode pendekatan yang disesuaikan berdasarkan psikologi perkembangan anak. Langkah taktis ini dinilai sangat efektif untuk menanamkan kebiasaan positif secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.


Untuk siswa kelas 1A dan 1B, edukasi difokuskan pada penerapan PHBS dasar, khususnya tata cara mencuci tangan yang benar. Tim KKN yang digawangi oleh Fauzi, Rilza, Keyla, dan Audy menunjukkan keunggulannya dalam mencairkan suasana kelas melalui metode audiovisual yang melekat. Mereka tidak sekadar memaparkan teori yang menjemukan, melainkan memanfaatkan media poster penuh warna serta mengubah urutan langkah mencuci tangan menjadi sebuah lagu ceria yang mudah diingat oleh anak-anak. Guna menguji pemahaman, tim memberikan apresiasi langsung berupa hadiah bagi siswa yang berani maju ke depan kelas untuk mempraktikkan gerakan cuci tangan, sebuah pendekatan rewarding yang terbukti sukses memicu antusiasme tinggi.


Sementara itu di kelas 3, fokus materi mulai diarahkan pada isu lingkungan yang lebih kompleks, yaitu pemilahan sampah berdasarkan jenisnya yang meliputi sampah organik, anorganik, hingga limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Sesi ini dipandu secara dinamis oleh tim mahasiswa yang terdiri dari Wira, Virly, Jinan, Berlian, Muti, dan Rahma. Nilai unggul dari tim ini terletak pada penerapan konsep gamifikasi atau belajar sambil bermain. Alih-alih menggunakan metode ceramah satu arah, mereka mengemas materi lewat berbagai games seru yang interaktif. Siswa diajak mensimulasikan langsung cara memilah dan membuang sampah pada tempat yang tepat sesuai kategorinya, sehingga mampu menstimulasi aspek motorik sekaligus kognitif anak. Semangat kompetisi yang sehat pun terbangun berkat adanya hadiah menarik bagi siswa yang berani tampil memimpin permainan.


Keberhasilan seluruh rangkaian kegiatan ini tidak lepas dari peran Keyla dan Muti yang juga bertindak sigap di lini dokumentasi. Mereka berhasil mengabadikan setiap momen berharga dan ekspresi ceria para siswa sebagai aset publikasi yang berharga. Secara keseluruhan, aksi nyata mahasiswa KKN di MI Ma’arif NU Karangturi ini memiliki nilai tambah yang sangat besar, terutama pada diferensiasi metode berbasis usia dan keberlanjutan dampak lewat media poster yang ditinggalkan di sekolah. Melalui sinergi yang apik ini, kehadiran mahasiswa KKN di Kecamatan Sumbang diharapkan mampu meletakkan fondasi kuat bagi lahirnya generasi muda yang lebih sehat, responsif, dan peduli terhadap kelestarian lingkungan sekitar.

Tulis Komentar